Wednesday, January 05, 2005

Aku orang Aceh!

Sebelum 26 desember 2004, orang Aceh adalah saudaraku...aku prihatin atas kemelut perang dan sengketa yang terus menerus melanda tanah rencong.

Tapi sejak 26 Desember 2004 jam 08.00 AM, aku adalah orang Aceh!

Aku merasakan betapa telapak kakiku bergetar seirama seluruh dinding dan lantai tanah Aceh.
Aku melihat gulungan ombak dahsyat mulai merancah pantai dan melontarkan kapal-kapal ke daratan. Aku melihat puluhan ribu rakyat di tanahku tersapu dan tergolong ombak.Aku ikut tenggelam bersama mereka!Aku merasakan tiadanya udara yang bisa kuhirup, terombang ambing dalam setetes murka Tuhan. Berliter air laut memenuhi dada kesadaranku. Tak ada yang bisa dimintai tolong, karena yang sejati menolong hanyalah DIA yang sedang menegur kami.Tangisanku menyatu dengan ombak Tsunami

Aku melihat gelombang itu tak hanya berhenti di Aceh dan Nias! Sang gelombang juga menyapu seluruh Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua bahkan seluruh Indonesia!

Aku melihat semuanya adalah Aceh dan Nias! bahkan seluruh dunia!

Tak ada yang tersisa, rumah, gedung, pasar, mall, semuanya habis tersapu ombak! Hanya hati yang ada, hanya hati yang berbisik.....kamu adalah orang Aceh dan orang Aceh adalah dirimu!